Sunday, November 25, 2012

tanya kutu






Tuesday, November 13, 2012

starry night // malam




12/11/12
..during bioinformatics class

Tuesday, November 6, 2012

mum







...found some old photos of mum
She is pretty :)


Monday, November 5, 2012

chamomile





morning, coffee shop
Zee Avi - The Story

Friday, November 2, 2012

secuil semesta



Macam-macam manusia di semesta. Ada yang menemukan bahagianya di hingar bingar, ada yang di kesunyian. Ada yang di dalam ruang kotak penuh cahaya gemerlap, ada yang di atas tanah hijau berpohon berudara lepas dengan cahaya matahari. Ada yang cukup dengan segalanya, ada yang cukup dengan seadanya. Secuil semesta untuk setiap makhluknya.

Macam-macam manusia di semesta. Ada yang punya banyak kata, ada yang sulit menemukan kata. Ada yang berhati luas, ada yang sempit. Ada yang vertikal, ada yang horizontal. Secuil semesta untuk setiap makhluknya.

Saya? Saya mungkin lebih menikmati hening daripada riuh ramai. Saya lebih memilih berdua, bertiga, berempat, daripada bergerombol. Saya lebih cinta matahari daripada lampu. Daripada lampu, saya lebih suka lilin. Saya lebih suka spasi daripada sempit sesak. Saya mungkin lebih suka statis, selalu, selamanya daripada 'ubah'. Saya lebih senang kalau ada angin daripada udara diam. Saya memilih peluk daripada omong kosong. Saya lebih sering mendengar daripada bicara. Kadang ingin bicara, tapi seringnya malah tidak ada kata yang keluar. Saya cinta hujan. Saya kangen ingin bertemu. Secuil semesta untuk saya.

Saat ini, di spasi ini, banyak yang ingin diungkap. Tapi entah mengapa semua sulit berubah bentuk. Dari rasa, ke bahasa, mengalir ke tubuh, ke tangan, lalu jadi tulisan. Tenang namun ada riuh di dalamnya. Saya merasa nyaman, namun terlalu kosong. Saya butuh spasi, namun yang diberi semesta terlalu lapang dan besar. Saya disini. Menunggu. Omong kosong. Entah.

dari buku cokelat
28/07/12


Wednesday, October 24, 2012

silence







"Uncomfortable silences.
Why do we feel it's necessary to yak about bullshit? In order to be comfortable?
That's when you know you found somebody really special,
when you can just shut the fuck up for a minute,
and comfortably share silence."



Sunday, October 7, 2012

negeri abadi





Partikel. Virus. Batu karang. Serigala. Manusia. Gedung megah pencakar langit. Pesawat jet. Planet. Galaksi.

Tahukah kamu, apa yang paling rapuh di semesta ini? Realita. Segala hal yang kita sepakati 'nyata', dengan mudah bisa musnah apa bila didisinfeksi, ditembak senapan, digoyang gempa, ditiup badai, dihisap blackhole, dimakan waktu. Hilang sudah.

Lalu apa yang kuat, kekal, abadi?

Semua manusia punya, tapi hampir semua tak peduli. Dianggap remeh dan seringnya dibungkam realita.

Dia adalah mimpi, imajinasi, neverland. Apapun itu namanya.

Dia terbangun abadi di semestamu sejak kamu ada. Kamu perancang, pembangun, pemiliknya. Hanya kamu yang tahu sandinya. Tidak bisa musnah, namun sering kali terselubung debu tebal sang maha daya realita. Kamu musnah, dia tetap ada. Hidup selamanya dalam semestamu.

Saya membangun sebuah negeri rahasia di atas awan, tinggal di sana. Tempat paling indah yang pernah saya tahu. Hanya saya dan yang saya izinkan untuk datang bisa masuk. Jalan menuju kesana rumit dan rahasia. Seringkali ada yang berusaha menyusup namun hilang di tengah jalan.

Kamu juga punya tempat itu. Kadang kamu lupa cara untuk kembali berkunjung, karena terlalu lama ditarik dunia realita. Terlalu lama lupa, kamu anggap dia sudah tidak ada. Padahal dia masih hidup menunggu dengan setia sampai kamu menemukan jalan pulang, kembali datang.